Luxman L-210 Story — Ritual I — Perburuan

Karena hari Raya Idul Fitri tahun ini aku masih akan terdampar di Batam dan gak bisa mudik ke Jawa; sebelum liburan, aku cari-cari sesuatu untuk di kerjakan selama liburan lebaran. Maka jalan-jalan lah aku ke 2nd hand shop di Batam ini. Ada tiga tempat 2nd hand shop yang aku kunjungi; di Batu Aji, Bengkong dan Tanjung Sengkuang.

Dari sekian lama keliling-keliling dan melakukan ritual bongkar-bongkar tumpukan barang bekas, maka dengan tidak sengaja dan sekonyong-konyong mataku terpana pada sebuah benda yang unik dan menarik; ditemukanlah sebuah Luxman L-210. Begitu melihat benda tersebut, langsung aku merasa menemukan istri ketiga. [istri kedua: satu set audio di rumah Gempol ___ :), red]

Calon istri ketiga ini di pantatnya ada tulisan:

    LUXMAN L-210
    Stereo Integrated Amplifier
    LUX CORPORATION, OSAKA, JAPAN
    Serial No. A 4404017

Sang istri kondisinya berdebu dan sangat kotor. Setelah dicoba, ternyata mati sebelah, ___ wahhh stroke ___. Maka dibukalah bagian dalamnya, kondisinya masih utuh dan masih original semua, belum tersentuh jari-jemari tukang servis, alias masih perawan. Dari tawar-menawar yang super ulet, maka aku bisa membungkus amplifier tersebut untuk dibawa pulang dengan mas kawin seratus lima puluh ribu rupiah, di bayar tunai. [yee, sah punya istri ketiga, gak boleh ngiri yaa ____ :))__].

Sampai rumah, segeralah bungkus aku buka. Aku ambil satu set obeng, dan aku telanjangi si L-210, aku lepas satu per satu sampai terpisah bagian per bagian. Aku pun bersihkan semua debu yang melekat,

  • Bagian dalam dan pcb aku bawa ke tukang tambal ban deket rumah. Emang bagian mana yang bocor? Nggak sih, cuman butuh kompresor aja. Aku tiup seluruh permukaan pcb dan seluruh celah-celah bagian dalam dengan angin bertekanan tinggi dari kompresor; dan debu pun berterbangan dan pergi tak kembali.
  • Bagian luar; knob potentiometer, knob switch dan face plate aku rendam dalam se ember air hangat ditambah Sunlight Lemon. Setelah 30 menit, aku sikat bagian per bagian knob & face plate; sampai ke celah-celah ter sempit tidak luput dari gosokan sikatku. Setelah cukup puas bermain air; knob & face plate aku tiriskan di rak piring. [kalau di rumah, istri pertama pasti sudah teriak “Ayahhh, rak piringnya penuhhhh !!” ____ xi xi xi xi ____]

Setelah bersih dan kering, aku gabungkan kembali semua bagian tadi; dan jadilah amplifier utuh kembali; sudah mandi dan lumayan lebih mengkilat dibanding sebelumnya, dan ______ wangiiii :).

Setelah dibersihkan, penasaran juga pengen power-up. Memang bunyi sebelah [dari tadi kan bunyi sebelah, kok maksa ___ he he he __]. Tapi setelah di teliti kembali, ternyata fuse amplifier sebelah kanan putus. Maka di gantilah fuse tersebut dengan yang baru. Ehh bunyi semua, syukur dehh. Jadi total harga nominal amplifier sampai saat ini sebesar seratus lima puluh tiga ribu rupiah [ganti sekring tiga ribu rupiah].

Selesailah ritual perburuan hari ini. Si amplifier menunggu untuk di tweak minggu depan.

Gallery:




Advertisements

4 thoughts on “Luxman L-210 Story — Ritual I — Perburuan

    • dear Ralph;

      my original indicator dead to. i put one led and one 5k6 resistor to replace the indicator.

      regards:
      gustOmO

  1. hi
    i’ve a luxman amplifer L-210
    and i’m search to find the light of the operation indicator .
    can you help me ?
    sincerely
    rlaph giesa

    hallo ich habe einen luxman verstaerker L-210
    und such die funktionsbeleuchtung vom operations indicator ,
    kann mir jemand helfen ?

    vielen dank fuer die aufmerksamkeit
    ralph giesa

  2. hi
    i’ve a luxman amplifer L-210
    and i’m search to find the light of the operation indicator .
    can you help me ?
    sincerely
    rlaph giesa

    hallo ich habe einen luxman verstaerker L-210
    und suche die funktionsbeleuchtung vom operations indicator ,
    kann mir jemand helfen ?

    vielen dank fuer die aufmerksamkeit
    ralph giesa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s