Selalu Denganmu

adakah waktu yang tak berbatas
untukku merasa bahagia
saat-saat aku jatuh cinta
saat ku terbang jauh ke sana

reff:
selalu denganmu
kasihku selamanya
selalu denganmu
cintaku bersama

kaulah matahari dalam hidupku
dan kaulah cahaya bulan di malamku
hadirmu selalu akan ku tunggu
cintamu selalu akan ku rindu

repeat reff

tahukah kau diriku
tak sanggup hidup
bila kau jauh dariku
ku ingin di pelukmu selalu

hadirmu selalu akan ku tunggu
cintamu selalu akan ku rindu
dan tiada lagi batas ruang waktu

tahukah kau diriku
tak sanggup hidup
bila kau jauh dariku
ku ingin di pelukmu selalu

oh Tuhan tetapkan rasa cintaku ini
hanya untukmu
selalu setia selama-lamanya

tahukah kau diriku
tak sanggup hidup
bila kau jauh dariku

by: Tompi

Advertisements

Selalu Cinta

Kau bertanya aku menjawab
Kamu minta aku berikan
Ku sayangi kamu

Ku bicara kamu yang diam
Ku mendekat kamu menghindar
Separah inikah kamu dan aku

Reff:
Bagaimana bisa
Aku tak ada di setiap mu melihat
Sementara ku ada
Bagaimana bisa
Kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
Aku selalu cinta selalu cinta
Tapi kamu tidak

Kamu hilang aku menghilang
Semua hilang yang tak ku kira
Jangan tanya lagi tanya mengapa

by: KOTAK

Desaku Negaraku

Banyaknya kekacauan di negeri ini, perbedaan bukan dicari titik temu dan hikmahnya malah dijadikan bahan pertentangan dan pertengkaran, ketidak adilan dan lain-lain. tapi negeri ini tetap Indonesia dan di dalam dada ini tetap berwarna Merah Putih. Tidak bisa aku menghujat Negeri ini. Sampean juga, jangan lakukan itu, karna warna dada kita sama, Merah Putih.

Dalam desa dimanapun kita tinggal ada ruang untuk mengabdi ke publik, ada LPMK, BKM, Gardu Taskin, PKK, Karang Taruna, Koperasi, Paguyuban, RW, RT sudahkah kita disana?? Sudahkah ruang publik di desa kita berjalan dengan baik, mempunyai sistem yang adil, berpihak pada yang lemah dan bersahabat dengan lingkungan?? Baik bila kita perhatikan masalah-masalah nasional, sukur-sukur kita dapat mengambil bagian sebagai solusi di dalamnya. Tapi Desa adalah lingkup terdekat kita, mari kita buktikan, ditengah kesibukan kita masing-masing, kita bisa ikut menata Desa, tidak hanya berkomentar.

Kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan pantang menyerah, sampai terwujud desa kita yang “Tata, Titi & Tentrem”, dan terus kita pertahankan.

Andai Desaku “Tata, Titi & Tentrem”, desa Sampean juga “Tata, Titi & Tentrem”. Indonesia pun akan “Tata, Titi & Tentrem” … Desaku Negaraku …

Untuk Para Pahlawan yang gigih mendirikan Negeri ini …..

Ditulis oleh: Raden Djoni Sudjatmoko
Diedit oleh: Raden Hastomo Dirdjowidjojo